Soal PON, Menpora Cermati Perkembangan Wabah Covid-19

Menpora Zainudin Amali. (Foto : Kemenpora)
Klik untuk perbesar
Menpora Zainudin Amali. (Foto : Kemenpora)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Wabah Covid-19 dikhawatirkan mengganggu pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020. Kemenpora akan melihat perkembangan wabah corona sebelum mengambil keputusan apakah PON ditunda atau sesuai rencana digelar pada Oktober.

"Untuk PON ini memang kita belum memutuskan apapun, karena sesuai arahan bapak Presiden pada Ratas yang terakhir saya ikuti bahwa, kita tetap on schedule tetapi kita akan lihat bagaimana perkembangan situasi dan kondisi dari pandemi Covid -19 ini pada hari-hari atau bulan-bulan mendatang," kata Menpora dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3).

Berita Terkait : FIGC : Seri A Pasti Dilanjutkan

Opsi menunda belum menjadi pilihan. Tetapi jika situasi makin mereda dan kesiapan untuk pelaksanaan PON 2020 tidak terganggu secara signifikan, Amali memastikan PON sesuai rencana.

"Tetapi itupun bukan menjadi keputusan Menpora sendiri. Tentu saya akan ajak diskusi dengan KONI Pusat, KONIDA, dan cabor-cabor karena mereka telah mempersiapkan jauh-jauh hari, tetapi inilah situasi yang memang harus kita hadapi tidak ada satupun diantara kita yang bisa melawan situasi ini," tambahnya.

Berita Terkait : Ada Usul, 50 Persen Gaji DPR Dipotong untuk Penanganan Covid-19

Bagi pemerintah keselamatan masyarakat di bidang olahraga atlet, pelatih, ofisial yang diutamakan. "Mohon doanya supaya pandemi ini segera berakhir dan kita normal kembali mempersiapkan segala kegiatan dan aktifitas keolahragaan kita.Demikian dengan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 terpaksa harus ditunda lagi," ujarnya.

"Ke depan kita akan evaluasi seperti apa juga untuk IBL Kompetisi Bola Basket Profesional juga untuk Pro Liga Kompetisi Bola Voli Profesional juga harus terhenti tapi apa boleh buat keputusan dan langkah itu harus kita tetapkan untuk menjaga keselamatan para atlet pelatih dan ofisial kita supaya terhindar dari wabah Covid-19," tutupnya. [IPL]