Bos Fiorentina Pesismistis Seri A Berlanjut

Rocco Comisso. (Foto : Istimewa)
Klik untuk perbesar
Rocco Comisso. (Foto : Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Fiorentina, Rocco Commisso pesimistis Serie A musim ini bakal dilanjutkan. Sejak 9 Maret lalu, semua pertandingan Liga Italia ditangguhkan sampai 3 April mendatang.

Sementara wabah Covid-19 di negara itu belum juga teratasai. Federasi Sepakbola Italia (FIGC) memang menyatakan penuntasan Serie A menjadi prioritas. Tapi Presiden Fiorentina Rocco Commisso tak terlalu yakin.

“Kami tak bisa berlatih sekarang. Semoga ya bisa kembali latihan segera, tapi pandemi belum berakhir,” ujarnya.

Berita Terkait : HNW Minta Pemerintah Tindaklanjuti Saran MUI

Saat ini Fiorentina berada di posisi ke 13 klasemen Liga Italia. Keadaan yang serba tak pasti ini justru bikin Comisso lebih yakin bahwa Serie A tidak akan dilanjutkan lagi.

“Kita tak bergerak terlalu jauh, kita tidak tahu kapan akan mencapai titik tidak ada kasus baru lagi. Saya harap di bagian selatan, yang tidak punya sumber daya seperti di utara, virus ini tidak menyebar terlalu parah,” sambungnya.

Persoalan juga akan muncul jika kompetisi ingin diselesaikan. Mulai dari kontrak sejumlah pemain yang tuntas per akhir Juni, hingga waktu tempuh yang berpotensi mengganggu gelaran musim depan.

Berita Terkait : SBY Sudah Tes Corona, Hasilnya Negatif

“Ada peluang besar bahwa musim ini tidak akan dituntaskan, saya juga tidak tahu sih. Kami mesti terus bergerak, berpikir bahwa ada kemungkinan kami tidak akan bermain lagi musim ini,” kata Commisso.

Sementara itu, bekas pelatih timnas Italia Marcello Lippi mengusulkan agar Serie A harus diselesaikan meski pertandingan dilaksanakan tanpa penonton.

Pelatih yang sudah malang melintang di Liga Italia ini ingin melihat kompetisi berakhir di lapangan, bahkan jika hal itu akan mempengaruhi musim depan. “Saya berpendapat bahwa kompetisi harus diselesaikan, semuanya,” kata Lippi.

Berita Terkait : 6 Provinsi Belum Terima APD

Menurutnya, pertandingan harus dilanjutkan dan disiarkan di TV nasional tetapi dilakukan secara tertutup untuk menyelesaikan musim ini di lapangan.

“Saya tahu bermain di stadion tertutup bukanlah sepak bola, tetapi ketika tidak mungkin ada suporter di sana, Anda dapat menyiarkan pertandingan secara gratis di TV,” tandasnya. [OSP]