Wabah Covid-19, Empat Negara Ngeyel Gelar Liga

Liga Tajikistan. (Foto : Istimewa)
Klik untuk perbesar
Liga Tajikistan. (Foto : Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Di saat sebagian besar kompetisi sepakbola dihentikan akibat pandemi Covid-19 atau virus corona, ternyata masih ada beberapa liga yang melanjutkan kompetisi.

Salah satunya adalah Liga Tajikistan yang membuka musim barunya pada Minggu, 5 April kemarin.  Namun, pertandingan itu dimainkan tanpa penonton menyusul peringatan Organisasi Kesehatan Dunia, WHO bahwa rakyat Tajikistan semestinya menghindari kerumunan sekalipun negara eks pecahan Uni Soviet belum meng­on­firmasikan satu pun kasus virus corona. 

Selain Tajikistan, salah satu negara di kawasan Afrika Timur, Burundi juga memulai kembali kompetisi sepakbolanya sekalipun ada ancaman pandemi virus corona.

Berita Terkait : Tangkal Covid-19, Menpora : Jaga Jarak, Utamakan Kebersihan dan Berolahraga

Federasi Sepakbola Burundi (FFB) membuat keputusan tersebut akhir pekan lalu setelah menggelar pertemuan dengan klub-klub. Burundi merupakan satu dari empat negara yang liga sepakbola formalnya dilanjutkan ketika seluruh dunia menghentikan kompetisi olahraga di tengah ancaman krisis kesehatan akibat pandemi virus corona.

“Setelah berkonsultasi dengan Menteri Kesehatan Masyarakat Thaddeus Ndikumana, majelis umum memutuskan kejuaraan divisi pertama dan kedua dilanjutkan sambil memperhatikan langkah-langkah kesehatan yang selayaknya,” bunyi pernyataan resmi FFB dikutip Antara.

Musim kompetisi di Burundi cuma menyisakan tiga pertandingan lagi. Sejauh ini, dikabarkan ada tiga kasus terkonfirmasi in­feksi COVID-19 di negara itu.

Berita Terkait : Sabam: Yang Meninggal karena Covid-19 Adalah Saudara Kita

Selain dua negara itu, Liga Belarusia dikabarka  panen keuntungan dari hak siar di berbagai negara setelah memutuskan tetap melanjutkan kompetisi di tengah pandemi virus corona yang melanda dunia.

Presiden Belarusia Alexander, Lukashenko bahkan memberi dukungan penuh terhadap sepakbola di negaranya dan tidak menempuh langkah imbauan jaga jarak kepada warganya, yang diterapkan hampir semua negara di dunia.

Operator Liga Belarusia juga masih mengizinkan para suporter menyaksikan langsung pertandingan tim-tim kesayangan mereka di stadion. Menurut data dari laman resmi WHO per 29 Maret, Belarusia baru melaporkan 94 kasus positif corona.

Berita Terkait : Mantap, Man City Ogah Potong Gaji dan Rumahkan Pegawainya

Tetapi tak menempuh banyak langkah pencegahan berarti. Selain Tajikistan, Burundi, dan Belarusia, negara Amerika Tengah Nikaragua juga tetap melanjutkan kompetisi sepak bolanya. [KW]