RMco.id  Rakyat Merdeka - Rencananya kompetisi Serie A digelar kembali pada Juni mendatang masih jadi perdebatan. Eks pelatih Timnas Italia, Cesare Prandelli menilai, melanjutkan Serie A masih terasa terburu-buru.

Seperti diketahui, negara besar di Eropa yang sudah berkompetisi kembali adalah Jerman. Namun, dia menyarankan sebaiknya Serie A dimulai lagi pada Juli saja, tanpa harus terpengaruh kebijakan negara Aria tersebut.

“Kenapa kita semua tak menunggu sampai situasinya lebih jelas? Kenapa tak bermain lagi di bulan Juli saja ketimbang Juni?” ujar Prandelli.

Berita Terkait : Pirlo Nggak Sabar Ketemu Barcelona

Dia merasa tidak yakin para penggemar olahraga bakal antusias dengan kelanjutkan Serie A. “Memang benar, sepakbola membantumu melupakan segala hal yang terjadi selama 90 menit, tapi saya tak yakin penggemar olahraga merasa antusias mellihat pertandingan hari ini,” sebutnya.

Prandelli juga mengingatkan soal wabah Covid-19 yang masih memakan korban. “Saya sih tak takut bermain seandainya saya sedang berada di dalam tim saat ini, tapi saat ini Italia masih berjuang. Masih ada yang meninggal (karena Covid-19) setiap harinya, jadi menurut saya kami masih perlu waktu,” imbuh pelatih berusia 62 tahun itu.

Sebelumnya, Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte memberikan sinyal bahwa Liga Italia segera diizinkan untuk bergulir. Negara tersebut akan memasuki pelonggaran lockdown fase kedua.

Berita Terkait : Segrup Dengan Juventus di Liga Champions, Koeman : Kami Harus Lolos

Sejumlah fasilitas di negeri Pizza tersebut akan kembali dibuka, termasuk membolehkan tim sepakbola berlatih. “Mulai 18 Mei (hari ini), toko-toko, salon, penata rambut, bar, restoran, pub, museum dan latihan sepak bola akan dilanjutkan, namun dengan tetap menghormati aturan dan otoritas regional setempat memastikan norma-norma tersebut dipatuhi. Mulai 25 Mei, kami akan membuka kembali gym, kolam renang, dan pusat olahraga,” kata Conte.

Klub-klub Serie A sudah membuka faslitas latihan mereka sejak dua pekan lalu, namun para pemain masih diharuskan berlatih sendiri- sendiri. Dengan adanya pengumuman itu, klub-klub Serie A punya persiapan lebih dari tiga minggu, jika mengacu rencana melanjutkan kompetisi mulai 13 Juni.

Meski demikian, Conte belum bisa memastikan bahwa liga akan bergulir pada tanggal tersebut. Masih ada beberapa hal yang perlu disepakati dengan Serie A selaku operator kompetisi. “Sebelum melanjutkan musim 2019/20, kami masih perlu beberapa jaminan lagi, dan saat berbicara pada Menteri Olahraga Vincenso Spadafora, kami belum punya itu saat ini. Semoga hal tersebut bisa didapat sesegera mungkin,” jelasnya.

Berita Terkait : Juventus 3-0 Sampdoria, Pirlo : Komunikasi Jadi Kuncinya

Banyak klub menganggap bahwa protokol kesehatan, yang dibuat oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dengan mengikuti rekomendasi Komite Teknis dan Ilmiah Pemerintah Italia, tidak mungkin diterapkan. Klub dan pemain Serie A masih mempertanyakan kebijakan karantina. [OSP]