PB Djarum Sawer Atlet Berprestasi

Yoppy Rosimin,  Program Director Bahkti Olahraga Djarum Foundation (ketiga dari kanan) saat memberikan penghargaan atlet bulutangkis. (Foto : Wuryanto/RM)
Klik untuk perbesar
Yoppy Rosimin, Program Director Bahkti Olahraga Djarum Foundation (ketiga dari kanan) saat memberikan penghargaan atlet bulutangkis. (Foto : Wuryanto/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Dinilai berhasil menoreh presatasi cemerlang sepanjang tahun 2018, PB Djarum memberikan bonus kepada sejumlah atlet muda dengan total 145 juta. 

Menurut Yoppy Rosimin, Program Director Bahkti Olahraga Djarum Foundation, bonus yang diberikan tersebut, karena prestasi berkilau para atlet muda PB. Djarum yang menjadi kampiun nasional dan internasional sepanjang tahun 2018, seperti Djarum Sinas Premier, Daihatsu Astec Open, Pembangunan Jaya Raya Junior Grand Prix, Badminton Asia Junior, Blibli. Com Superliga Junior, Intetnasional Series hingga World Junior Championship.

"Melalui pemberian bonus itu ada dua hal yang ingin Djarum Foundation sampaikan kepada atlet muda yang sedang meniti karier. Pertama bagi penerima vonus, apresisasi ini diharapkan melecut semangat untuk meningkatkan prestasi, terutama ketika sudah masuk ke level senior. Lalu kedua bagi atlet yang belum menerima bonus diharapkan berlatih lebih keras dan mampu meraih prestasi yang bagus, " kata Yoppy kepada wartawan pada acara Penghargaan Atlet Muda Berprestasi PB Djarum 2018 di Kawasan TVRI, Jakarta. Kamis (13/2).

Berita Terkait : Djarum Gandeng PB Tjakra Perkasa Gelar Turnamen Bulutangkis

Meski demikian, Yoppy berharap para atlet muda jangan sampai terlena dengan bonus dan prestasi yang sudah diperoleh. Pasalnya, perjalanan menuju level senior hingga menjadi juara dunia butuh kerja keras. Selain membutuhkan mentalitas, para atlet juga harus memupuk daya juang baik didalam maupun diluar lapangan, misalnya berinisiatif menambah porsi latihan.

"Yang perlu dipahami oleh atlet muda adalah jumlah pebulutangkis sangat banyak, tapi hanya beberapa orang yang berhasil menjadi juara dunia. Tentu sang juara adalah atlet terbaik yang sejak muda mengasah kemampuannya" ujar Yoppy.

Mentalitas dan daya juang menjadi kunci utama bagi para atlet muda dalam menghadapi persaingan menembus Pelatnas. Dalam hal ini, Yoppy optimis PB Djarum bisa menyumbangkan sejumlah pemain bertalenta masuk Pelatnas mengingat banyaknya atlet muda yang mendulang prestasi.

Baca Juga : Soal Upah Buruh, Ini Penjelasan Aice

Beberapa atlet muda PB Djarum yang menyita perhatian diantaranya, Aisyah Sativa Fetani dan Galuh Aisha Maheswari dari kelompuk usia 17 tahun (U17), meraih tiga kali gelar juara dalam sepanjang 2018.

Selain itu ada nama Alif Intan Norokhim yang baru meraih gelar juara tunggal putri di Kejurnas 2018, keberhasilan ketiga pebulutangkis diharapkan menumbuhkan asa kembali berjayanya sektor tunggal putri Indonesia di panggung bulutangkis dunia mendatang.

Sementara di nomor ganda campuran, PB Djarum memiliki dua pasang yang sangat Bertalenta, Leo Rollycarnadio/Indah Cahya Sari Jamil sertq Rehan Naufal Kusharjanto/ Siti Fadiq Silv Ramadhanti. Tahun 2018 lalu, mereka berhasil menembus partai final World Jumior Champonship dimana Leo/Indah mengalahkan Rehan/Siti Fadia, tampil sebagai Juara.

Baca Juga : Airlangga Beri Kuliah Umum di Seskoal

Leo Rollycarnando, mengakui bonus akan melecut motivasi meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. "Senang sekali bisa mendapatkan bonus yang merupakan apresiasi atas apa yang telah dilakukan selama ini," kata Leo.

Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi menjelaskan cemerlangnya prestasi para pebulutangkis muda diberbagai turnamen sepanjang 2018. Hal itu tidak lepas dari pemantauan sejak bergabung di PB Djarum. Selain itu PB Djarum memberikan kesempatan yang seluasnya bagi para atlet untuk mengikuti kompetisi baik level nasional maupun internasional.

"Saat ini PB. Djarum Menaungi atlet berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Aceh, Kalimantan, segingga memiliki karakteristik yang berbeda yang diharapkan kelak bisa mrnghasilkan pemain dengan kemampuan. [WUR]