RMco.id  Rakyat Merdeka - Getafe berpeluang tembus ke zona Liga Champions andai menang telak saat duel melawan Granada pada lanjutan La Liga di Estadio Nuevo Los Cármenes, Sabtu (13/6) dini hari nanti WIB.

Tapi yang menarik, duel ini bukan hanya akan menjadi ajang perebutan tiga angka saja. Tapi juga ajang adu kekuatan lini depan masing-masing tim yang ini berusaha tembus ke zona turnamen Eropa.

Seperti diketahui, saat ini Granada menempati posisi sembilan klasemen dengan mengoleksi 38 poin. Mereka terpaut tujuh angka dari Atletico Madrid yang bertengger di posisi enam atau zona Liga Eropa.

Sementara Getafe, nangkring di peringkat lima dengan koleksi 46 poin. Mereka hanya kalah selisih gol dari Real Sociedad yang berada di posisi keempat.

Berita Terkait : La Liga : El Real Gebuk 10 Pemain Betis

Pelatih Getafe, Jose Bordalas mengatakan, sempat terhentinya turnamen akibat pandemi Covid-19 telah membuatnya buta kekuatan lawan. Namun, dia mengaku telah menyiapkan segalanya untuk meraih kemenangan pertamanya di restart musim 2019/2020. Baik itu stamina pemain, maupun taktik yang akan digunakan timnya di laga pembuka ini.

“Kami tentu sudah mempersiapkan diri. Tapi untuk prediksi pertandingan, kami belum tahu akan seperti apa. Yang pasti pertandingan akan sangat ketat karena Getafe juga telah mempersiapkan diri dengan matang,” kata Bordalas dikutip The Marca, kemarin.

Akan tetapi, bila melihat performa kedua tim di laga-laga terakhir, Getafe tampil lebih baik ketimbang Getafe. Granada mampu menahan imbang tuan rumah Levente dengan skor 1-1 dalam ajang La Liga 8 Maret. 

Hasil imbang tersebut membuat Granada tidak terkalahkan dalam 5 laga terakhir di semua ajang. Sementara itu, Getafe justru ditahan imbang 0-0 oleh tamunya Celta Vigo di markas sendiri dalam ajang La Liga 8 Maret lalu.

Berita Terkait : Liga Inggris : Man United Keok, Arsenal Ok

Hasil imbang tersebut membuat Getafe hanya meraih 1 kemenangan saja dalam 4 laga terakhir di semua ajang. Pada pertemuan pertama dalam jornada ke-11 La Liga musim ini, Getafe mampu mengalahkan Granada dengan skor telak 3-1 di Coliseum Alfonso Pérez.

Tiga gol kemenangan Getafe dicetak oleh Anger Rodriguez di menit ke-35, Mauro Arambarri di menit ke-41, serta David Timor di menit ke-88, sedangkan satu gol balasan Granada dicetak Antonio Puertas di menit ke-74.

Untuk urusan bobol mem- bobol gawang lawan, lini depan Granada memang masih kalah unggul dari Getafe. Mereka sukses 33 kali menjebol gawang dari seluruh laga di La Liga, yang 21 gol di antaranya lahir dari permainan terbuka alias open play, dan empat dari tendangan penalti.

Efektivitas dapat diukur dari perbandingan jumlah tembakan mereka. Hingga pertandingan terakhir, Granada mampu mengirimkan total 277 percobaan, dan 83 di antaranya tepat sasaran.

Baca Juga : Syarief Hasan: Nilai Pancasila Harus Mendarah Daging 

Kualitas lini depan yang demikianlah yang akan diadu dengan Getafe yang sementara bertengger di urutan kelima. Tim ini mengumpulkan 13 kemenangan. Di samping itu, Azulone-julukan Getafe memperoleh tujuh kali seri dan tujuh kali kalah. Soal kemampuan merobek gawang lawan, Getafe mampu mengemas 37.

Jika diperinci, 23 gol dari jumlah tersebut tercipta dari skema open play. Urusan penalti, sepanjang musim, Getafe mampu mengonversi 5 gol dari tendangan 12 pas.

Azulones dapat merepot- kan tuan rumah di laga ini jika mampu meningkatkan kualitas serangan mereka. Sejauh ini, Getafe dapat melepaskan total 286 tembakan. Dari sejumlah percobaan itu, 95 di antaranya mengancam gawang lawan.

Namun demikian, dari 12 kali pertemuan kedua tim, Granada sedikit lebih unggul dengan meraih lima kemenangan, sedangkan Getafe hanya meraih tiga kemenangan, dan empat laga lainnya berakhir imbang. Granada hanya menelan sati kekalahan saja dalam tujuh pertemuan terakhirnya menghadapi Getafe. [DNU]