RMco.id  Rakyat Merdeka - Gregoria Mariska Tunjung menjadi atlet yang paling dijagokan untuk memenangkan ajang Mola TV PBSI Home Tournament. Namun Gregor, sapaanya ogah meremahkan lawan

Turnamen ini telah memasuki pekan kelima. Sektor tunggal putri baru akan dimainkan pada Rabu (22/7) sampai Jumat (24/7)  2020 mendatang.

Baca Juga : PBSI Apresiasi BWF Tunda Pelaksanaan Piala Thomas dan Uber

Di atas kertas, pemain binaan klub Mutiara Cardinal Bandung ini memang memiliki peringkat dunia terbaik di Indonesia yaitu peringkat 21 dunia. Namun Gregoria juga mewaspadai pemain-pemain muda yang bisa menjadi ancaman baginya.

Putri Kusuma Wardani, Stephanie Widjaja dan deretan tunggal putri muda pelatnas bisa saja membuat kejutan di home tournament ini. "Peluang untuk juara itu ada, tapi bukan berarti akan mudah. Karena yang lain pasti juga mau juara. Jadi saya anggap semua lawan itu berat," kata Gregoria kepada Badmintonindonesia.org.

Baca Juga : KPK Masih Bisa Ambil Alih Kasus Jaksa Pinangki

"Pemain-pemain muda tampil lebih berani, seharusnya mereka bisa lebih lepas, mainnya nothing to lose dibanding yang senior. Saya akan tetap mewaspadai mereka," lanjut Gregoria yang merupakan juara dunia junior tunggal putri tahun 2017.

Gregoria juga telah mempersiapkan diri sebaik mungkin jelang Mola TV PBSI Home Tournament. Persiapan yang dilakukannya kurang lebih sama dengan persiapan jelang turnamen resmi.

Baca Juga : Soal Tudingan Rasis, Neymar Dibela Pemerintah Brasil

"Persiapannya banyak, hampir mirip dengan persiapan ke turnamen biasa. Yang pasti mentalnya juga disiapkan, karena ketemu teman-teman sendiri yang kurang lebih sama-sama tahu bagus dan kurangnya di mana," tutur Gregoria. [IPL]