RMco.id  Rakyat Merdeka - Chelsea akan berhadapan dengan Bayern Munich di leg kedua Liga Champions pada Minggu (9/8). Pelatih Chelsea Frank Lampard mengeluhkan jadwal kompetisi Liga Inggris yang padat.

Akibat pandemi virus corona, Premier League musim lalu baru berakhir pada 26 Juli 2020. Chelsea sendiri baru selesai bermain di Piala FA, dimana mereka keok dihajar Arsenal.

Berita Terkait : Bayern Muenchen Vs Sevilla, Dihantui Virus Corona

Pekan ini, Chelsea harus menghadapi Munich. Sementara pada 12 September, mereka harus bersiap kembali terjun di kompetisi Liga Inggris.

"Saya tidak melupakan pertandingan melawan Bayern karena itu adalah pertandingan penting untuk kami. Para pemain butuh istirahat sebelum mempersiapkan pertandingan itu," kata Lampard.

Baca Juga : Bawaslu Minta Polri Bantu Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

Chelsea memang agak berat lolos ke semifinal. Defisit tiga gol membuat peluangnya makin kecil. Apalagi pemainnya baru saja melakoni Piala FA.

"Ini tidak ideal karena para pemain mesti diberi istirahat agar bisa bermain di kualitas level yang dihasilkan Premier League. Bahkan di dalam skenario terburuk seandainya kami disingkirkan Bayern, tanggal 12 terasa terlalu cepat bagi kami untuk mulai bermain lagi," kata mantan gelandang top Chelsea dan Inggris itu.

Baca Juga : Paslon Pilkada Serang, Nasrul-Eki Telat Kampanye

Menghadapi Munich, Chelsea makin kurang ideal setelah Christian Pulisic dan Cesar Azpilicueta dibekap cedera hamstring melawan Arsenal. Keduanya absen di laga kontra Bayern, begitupun Pedro akibat dislokasi bahu.

"Para pemain butuh rehat. Itulah mengapa mereka mengalami cedera hamstring dan mempunyai para pemain yang mesti batal bertanding karena hal ini. Saya pikir ini adalah sesuatu yang pantas kami dapatkan untuk menjadi sebuah klub Premier League yang berkompetisi di Liga Champions," cetus Frank Lampard. [IPL]