RMco.id  Rakyat Merdeka - Tingginya kasus Covid-19 di Amerika Serikat tak menyurutkan petenis nomor satu dunia Novak Djokovic mengejar ambisi meraih gelar Grand Salam US Open pada September mendatang.

Banyak petenis kelas wahid dunia absen di US Open, termasuk Roger Federer dan Rafael Nadal. Ini justru jadi penyemangat Djoker, sapaannya untuk mendekati rekor 20 gelar Grand Slam milik Roger Federer.

Berita Terkait : Australia Open, Djoker Cs Wajib Dikarantina 14 Hari

"Saya tidak bisa bilang itu menjadi alasan utama saya berada di sini, tapi itu salah satunya,” kata Djokovic kepada The New York Times, seperti dikutip Reuters, Jumat (21/8).

Djokovic mengaku tak ingin melewatkan kesempatan untuk merebut gelar juara US Open, terlebih Federer tak akan berpartisipasi di Flushing Meadows tahun ini karena masih dalam masa pemulihan pascaoperasi lutut.

Baca Juga : Pisah Ranjang

Peluang Djokovic untuk memperoleh gelar Grand Slam ke-18 nya di US Open pun tampaknya semakin besar karena petenis nomor dua dunia sekaligus sang juara bertahan Rafael Nadal telah memutuskan untuk mundur.

"Saya ingin bermain. Itulah kenapa saya di sini. Saya pribadi tidak begitu takut berada di situasi yang berisiko dan mengancam kesehatan saya. Jika saya merasa demikian, saya tak akan mungkin ada di sini,” kata petenis asal Serbia itu menambahkan.

Baca Juga : Yang Positif Covid Jangan Ngumpet, Segera Melapor

Djokovic sempat menjadi sasaran kritik ketika mengadakan turnamen ekshibisi Adria Tour di Serbia dan Kroasia pada Juni lalu, yang membuat sejumlah petenis dan staf termasuk dirinya terinfeksi Covid-19. [IPL]