MotoGP

Duh, Bahu Marquez Masih Belum Membaik

Klik untuk perbesar
Rider Honda Marc Marquez masih merasakan sakit akibat cedera bahu. (Foto : twitter@marcmarquez93)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Rider Spanyol Marc Marquez belum fit menjelang seri pertama MotoGP 2019. Pentolan tim Honda itu masih merasakan sakit pada bahu kirinya.

MotoGP 2019 akan mementaskan seri pertama, Minggu (10/3). Sirkuit Losail yang akan menjadi venue balapannya. Di sirkuit yang sapa pada pekan lalu, berlangsung tes pramusim pamungkas.

Marquez tak pernah menjadi yang tercepat. Hasilnya menempati posisi ke- 10 di hari pertama, ada di posisi kelima di hari kedua, dan ada di posisi ketiga pada hari terakhir. Marquez mengungkapkan bahwa kondisi baunya suda membaik.

Berita Terkait : Rins Juara, Rossi Kedua


Dia sudah mulai bisa mengendarai motor dengan gaya yang diinginkan, meski agak kesusahan mengubah arah motor. “Di sini, bahu saya jauh lebih baik saya merasa lebih baik saat mengendarai motor dan tentu saja masih merasakan sakit pada beberapa area,” kata Marquez di Daily Star.

“Sekarang sudah jauh lebih baik, sedikit banyak saya sudah bisa berkendara seperti yang saya inginkan. Tapi masih saja, saat saya mengubah arah, saya kesulitan. Tapi, sekarang saya mencoba untuk membalap dengan gaya yang biasa saya lakukan,” dia menambahkan.

Sebelum aksi adu kebut di lintasan dimulai, Komisi Grand Prix memberikan sebuah pengumuman terkait sanksi baru. Long Lap Penalty (LLP) akan diterapkan, untuk menghukum pelanggaran batas lintasan atau pelanggaran lain yang dinilai layak untuk sanksi ini oleh steward.

Berita Terkait : Marquez Gemilang, Rossi Cemerlang

Sebagai gambaran singkat, LLP adalah hukuman di mana para pebalap yang dikenai mesti melaju di sebuah jalur tersend- iri, biasanya berada di bagian run-off (luar) tikungan yang beraspal.


Tiap sirkuit nantinya akan diberi tanda area sanksi LLP ini. Dengan harus melalui jalur khusus ini, maka pebalap yang dikenai hukuman akan kehilangan waktu beberapa detik. Hukuman ini dinilai lebih adil ketimbang memberikan penalti turun satu posisi.

Dalam hukuman turun posisi, rider bisa saja diuntungkan dengan jarak yang dekat den- gan pebalap di belakangnya. Simpelnya, hukuman ini tak adil dan merata untuk semua pebalap sebab bergantung dengan jarak orang di belakangnya.

Berita Terkait : The Doctor Minta Fee Ke Dorna

Race Director MotoGP Mike Webb menilai LLP lebih mudah, aman, dan bisa dimonitor, seperti dilansir Crash. Secara umum, hukuman ini diperkirakan akan membuat penerimanya kehilangan 3-4 detik. Hukuman ini sendiri tak menghilangkan penalti posisi dan waktu. LLP sebelumnya te- lah diujicobakan di tes pramusim Qatar. [KW]

RM Video