RMco.id  Rakyat Merdeka - Naomi Osaka memang paten. Dia akhirnya menambah gelar Grand Slam usai dinobatkan sebagai juara US Open pada Minggu (13/9) pagi WIB.

Pada partai puncak, petenis asal Jepang ini mengalahkan petenis Belarus Victoria Azarenka 1-6 6-3 6-3 guna mengangkat trofi untuk kedua kali dalam jangka waktu tiga tahun. Ini adalah gelar Grand Slam ketiga Naomi Osaka.

Baca Juga : Kalahkan Juventus, Vidal Yakin Inter Raih Scudeto

"Saya mengucapkan selamat pada Vika (Victoria Azarenka). Sesungguhnya saya tidak ingin bermain dengannya. Saya tidak suka. Permainan yang sulit bagi saya," kata Naomi Osaka dilansir Reuters usai juara.

Kemenangan ini membuat petenis berusia 22 tahun itu mempertahankan rekor 100 persen menang dalam setiap final Grand Slam yang diikutinya. Sebaliknya Azarenka untuk ketiga kalinya gagal merebut trofi US Open setelah cuma menjadi runner-up pada 2012 dan 2013.

Baca Juga : Tiba Di Australia, Beberapa Petenis Ketahuan Terpapar Corona

Namun tetap saja itu adalah pencapaian yang luar biasa untuk petenis berusia 31 tahun itu yang turun pada final turnamen besar pertamanya dalam tujuh tahun terakhir.

Laga ini juga menandai untuk pertama kalinya sejak Arantxa Sanchez-Vicario pada 1994 seorang petenis berbalik menang setelah tertinggal pada set pertama dalam pertandingan final. [IPL]