Sebelumnya 
Direktur Operasional PT LIB, Irjen Pol (P)  Sudjarno menerangkan, agenda manager meeting kali ini berjalan luar biasa dan sangat dinamis. Ia mengatakan banyak mendapat masukan dari klub yang dapat ditindaklanjuti dan disempurnakan, termasuk terkait regulasi kompetisi.

Ia mengatakan klub ingin melihat sejauh mana kesiapan PT LIB yang diberikan mandat oleh PSSI. Kesiapan-kesiapan itu kita jelaskan kepada klub untuk menjawab keraguan, kekhawatiran yang selama ini menjadi keraguan dari klub. "Salah satunya kita jelaskan terkait akomodasi, transportasi dan juga swab test yang menjadi konsentrasi kami," ucap Sudjarno.

Baca Juga : Menteri Uno Dukung Pembangunan Homestay Untuk Gejot Wisata Mandalika

Sudjarno menambahkan pihaknya sudah melaporkan kepada para klub bahwa kita sudah melakukan Medical Workshop terkait bagaimana protokol kesehatan, bagaimana senandainya ada kasus seperti ini dan sebagainya.

Hal itu menjadi bahasan kita pada Medical Workshop yang diikuti 220 partisipan. :Kita jelaskan itu semua kepada para klub sehingga menambah keyakinan klub tentang kesiapan PT LIB selaku operator kompetisi," lanjut Sudjarno.

Baca Juga : Marquez, Ngebut Pemulihan Demi Seri Pembuka MotoGP 2021

Sementara itu General Manager Arema FC Ruddy Widodo, menyambut positif proses dan diskusi pada manager meeting kali ini. “Banyak yang didiskusikan dan disampaikan oleh LIB. Tidak ada yang sempurna namun selalu ada keinginan untuk menjadi lebih baik. Kami merespon positif. Mudah-mudahan pertemuan kali ini bisa membuat kompetisi lebih maksimal,” kata Ruddy Widodo.

Hal senada diungkapkan Haruna Somitro  bahwa situasi saat ini memang belum ideal. "Kami berharap sepak bola menjadi pelopor untuk menjadikan semuanya menjadi lebih baik di tengah situasi pandemi ini,” tambahnya. [WUR]