RMco.id  Rakyat Merdeka - Tim Nasional Indonesia U-16 terus melanjutkan Training Camp (TC) di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Kabupaten Bekasi. Rencananya, tim ini akan mengakhiri TC bulan pada 4 Oktober 2020.

Skuad asuhan pelatih Bima Sakti Tukiman ini selalu memulai latihan sejak pukul 07.00 WIB dengan terus fokus pada penerapan taktik dalam internal game.

Usai menyelesaikan internal game, Bima menegaskan Timnas U-16 kini sudah menunjukkan progres signifikan menyangkut fisik dan pemahaman taktik yang terlihat jauh lebih baik dari pemusatan latihan sebelumnya.

Berita Terkait : Tetap di Kroasia, Timnas Indonesia U-19 Pindah Latihan Ke Split

“Yang pasti progres banyak. Hubungan antar pemain sudah terjalin bagus, fisik mereka juga semakin meningkat dan yang pasti pemahaman taktik yang kita sudah berikan selama ini, sudah bisa mereka terapkan dalam latihan maupun dalam pertandingan” ujarnya.

Pemusatan latihan yang sudah berlangsung sejak Minggu (20/9) ini dinilai Bima tidak mengalami kendala yang berarti, meski pemusatan latihan digelar ditengah pandemi Covid-19.

“Alhamdulilah kami sudah melakukan TC di bulan Juli dan Agustus, seperti arahan oleh Pak Ketum PSSI Mochamad Iriawan, kami selalu menjaga protokol kesehatan. Ada beberapa pemain baru yang bergabung, namun kami selalu lakukan presentasi oleh tim dokter, untuk menjelaskan hal-hal apa yang perlu kita jaga dalam TC kali ini,” ungkap Bima.

Berita Terkait : Bima S, Film Animasi Superhero Indonesia Berstandar Internasional

Bima menambahkan pemusatan latihan dengan pemain yang ada saat ini. "Sejauh ini mereka tetap memiliki motivasi tinggi untuk terus berlatih mengasah ilmu sepak bolanya,” sambungnya.

Sebelum tim ini akan dibubarkan beberapa hari lagi, ada agenda khusus yang dilakukan tim. “Itu adalah internal game, seperti yang sudah saya tuturkan sebelumnya, kami tidak ada uji coba lokal, mengingat situasi pandemi yang makin meningkat saat ini, " tambah Bima.

Bima menambahkan hanya melakukan uji coba internal dengan sesama pemain dalam tim ini. Hal itu untuk menyiasati tidak adanya uji coba lokal. "Sudah kami lakukan sebelumnya, dan terbukti baik untuk tim, tidak ada masalah,” pungkas Bima. [WUR]