RMco.id  Rakyat Merdeka - Impian Valentino Rossi juara MotoGP 2020 dipastikan kandas. Gegara corona, Rossi absen dua seri. Sebaliknya pemuncak klasemen Fabio Quartararo nafsu juara.

The Doctor dipastikan absen di dua seri Spanyol, Aragon, Minggu (18/10) dan sirkuit Teruel pada 25 Oktober. Itu karena dia harus mengisolasi diri untuk menghilangkan virus corona.

Setelah dua balapan di Sirkuit Aragon, MotoGP 2020 hanya menyisakan tiga balapan lagi. Rossi yang kini menduduki posisi ke-13 dengan koleksi 58 poin, hampir mustahil mengejar sang pemuncak klasemen sementara, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT).

Berita Terkait : Duh, Valentino Rossi Kepatil Covid

Rossi kini tertinggal 57 poin dari Quartararo. Koleksi poin maksimal Rossi jika memenangkan tiga balapan terakhir musim ini adalah 133.

Rossi baru akan menjadi juara dengan koleksi 133 poin seandainya Quartararo dan para pembalap laing yang ada di posisi lebih baik dari The Doctor dalam klasemen sementara, gagal mendulang poin dalam lima balapan tersisa

Sementara itu, Fabio Quartararo justru makin percaya diri juara. Perkembangan YZR-M1 keluaran 2020 telah membuat Quartararo percaya diri bahwa Yamaha bisa berbicara banyak di Sirkuit Aragon nanti. 

Berita Terkait : MotoGP, Joan Mir Ngebet Salip El Diablo

“Saya merasa potensi yang dimiliki oleh motor Yamaha keluaran 2020 akan cocok dengan Sirkuit Aragon. Bahkan jauh lebih baik dari motor kami musim lalu,” ungkap Quartararo, dikutip dari Crash, Jumat (16/10) 

"Saya mengharapkan hasil (di MotoGP Aragon) bisa jauh lebih baik ketimbang musim lalu. Kami memiliki potensi yang cukup besar,” tambah pembalap rookie of the year di MotoGP 2019 kemarin.

Tanpa Rossi, Yamaha akan memaksimalkan Fabio Quartararo naik podium. Dukungan tim, El Diablo makin percaya diri juara.

Berita Terkait : Sore Ini, Duo Ducati Kuntit Quartararo

"Daya merasa percaya diri dan motornya pun sudah sangat hebat. Saya merasa kuat dan saya akan melakukan yang terbaik agar bisa cepat sebisa mungkin,” tutup Quartararo. [IPL]