RMco.id  Rakyat Merdeka - Kemenpora akan melakukan vaksinasi kepada para atlet. Tahap awal, vaksinasi diberikan kepada atlet yang akan mengikuti kejuaraan internasional.

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan, ada 17 cabor dan National Paralympic Committe (NPC) yang diusulkan mendapat vaksinasi di tahap pertama.

Cabang olahraganya bulu tangkis, angkat besi, panahan, renang, pencak silat, tenis, karate, taekwondo, judo, wushu, voli, menembak, senam, catur, dayung, boling, dan selancar ombak. "Mereka akan mengikuti kejuaraan internasional. Karena itu akan diprioritaskan," kata Gatot, Rabu (13/1) dilansir Antara.

Berita Terkait : Satgas Pilih Edukasi Vaksinasi Dari Pada Sanksi Kepada Warga

Gatot mengatakan sudah berkirim surat kepada 17 induk organisasi cabang olahraga itu serta NPC. Ia meminta agar data atlet, pelatih, dan ofisial dapat dikirimkan ke Kemenpora paling lambat Kamis (14/1) pukul 12.00 WIB.

Setelah menerima data tersebut selanjutnya Kemenpora akan menyerahkannya kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Adapun terkait jadwal vaksinasi, menurut Gatot, hal itu menjadi kewenangan dari Kemenkes. Untuk saat ini, Kemenpora baru akan mengusulkan penerima vaksin COVID-19 tahap awal bagi para atlet dan pelatih yang akan ikut dalam kegiatan olahraga yang dijadwalkan digelar dalam waktu dekat.

Berita Terkait : Kerumunan Tanpa Masker Seusai Vaksin, Raffi Ahmad Minta Maaf Ke Jokowi

Terdapat beberapa kegiatan olahraga besar yang akan diikuti oleh Indonesia pada tahun ini. Mulai dari single event hingga multi event, di antaranya Olimpiade 2020 Tokyo pada Juli hingga Agustus dan SEA Games Vietnam pada November.

Sementara untuk kegiatan single event, ada pelaksanaan Piala Thomas Uber, Piala Sudirman, serta rangkaian turnamen super series di cabang bulu tangkis.

“Yang lainnya (dari cabang olahraga lain) tetap dapat ikut karena sesuai janji presiden seluruh rakyat akan dapat giliran (vaksinasi),” pungkas Gatot. [IPL]