RMco.id  Rakyat Merdeka - Tim Petronas Yamaha SRT mulai menyiapkan skenario terbaik jika Valentino Rossi pensiun setelah kontraknya berakhir di 2021. Salah satunya, tim akan merekrut pebalap muda.

Direktur Tim Petronas Yamaha SRT Johan Stigefelt tidak masalah jika The Doctor – julukan Rossi, mengakhiri kariernya pada akhir 2021.

Berita Terkait : Morbidelli-Rossi, Guru Tapi Saingan

Pembalap berusia 41 tahun asal Italia itu baru saja bergabung dengan Petronas Yamaha SRT untuk MotoGP 2021 dengan kontrak satu tahun. “Kami akan melihat performa Valentino Rossi pada bulan- bulan pertama dan kami akan melihat apakah dia ingin tetap membalap pada 2022,” kata Stigefelt seperti dikutip Motosan, kemarin.

Rossi bergabung dengan Petronas Yamaha SRT untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Fabio Quartararo. El Diablo -julukan Quartararo, yang kontraknya tidak diperpanjang tim pabrikan Yamaha.

Berita Terkait : Joan Mir : Sudahlah Rossi, Pensiun Saja...

Nantinya, Rossi akan berduet dengan muridnya di akademi VR46, Franco Morbidelli. Duet dengan murid sendiri di Petronas Yamaha SRT, menandakan Rossi sudah cukup berumur sebagai seorang pebalap.

The Doctor akan berusia 42 tahun pada 16 Februari 2021. Dia menjadi pebalap tertua dan paling berpengalaman yang masih ngegas di MotoGP 2021. Umur Rossi membuat semua orang tahu pembalap asal Italia itu semakin mendekati akhir kariernya.

Baca Juga : Klaster Keluarga DKI Terus Meroket

Oleh sebab itu, Petronas Yamaha SRT telah mempersiapkan segala kemungkinan, termasuk apakah Rossi pensiun akhir musim 2021 atau mau memperpanjang kontraknya apabila masih berhasrat balapan. [KW]