Bara FC Juarai Bali IFC U-15 Piala Menpora

Menpora Imam Nahrawi (jaket krem, ikat kepala) di antara kemeriahan Bali IFC U-15 Piala Menpora di Lapangan Pecatu, Badung Bali, Sabtu (8/12). (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Menpora Imam Nahrawi (jaket krem, ikat kepala) di antara kemeriahan Bali IFC U-15 Piala Menpora di Lapangan Pecatu, Badung Bali, Sabtu (8/12). (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Tendangan penalti Arya Wijaya yang gagal dihalau penjaga gawang Timnas Pelajar, sukses membawa tim Bara FC menjuarai Bali International Football Championship (BIFC) U-15 2018 Piala Menpora, yang diikuti 12 tim dari sembilan negara.

Laga final di Lapangan Pecatu, Badung, Bali, Sabtu (8/12), harus diakhiri dengan adu tendangan penalti setelah pada pertandingan waktu normal, kedudukan sama kuat 1-1. Dari lima pemain yang menjadi algojo, empat tendangan masing-masing tim mampu menjadi gol, sehingga membuat kedudukan sama kuat 4-4. Tendangan penalti akhirnya masuk putaran kedua.

Baca Juga : Geger Anjani Hamil Dan Corona

Bara FC yang menurunkan Arya Wijaya sukses menjebol gawang timnas yang dikawal oleh Muhammad Rafi sehingga membuat kedudukan akhir 5-4 (6-5). Sebagai tim yang kurang diunggulkan, pemain Bara FC langsung meluapkan kegembiraannya dengan membuka baju untuk merayakan kemenangan.

Kondisi berbeda terjadi pada pemain timnas Pelajar yang tertunduk lesu di lapangan, seakan tidak percaya dengan hasil pertandingan. Menpora Imam Nahrawi yang didampingi Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta yang melihat secara langsung pertandingan final, tertegun dengan pola permainan yang diperagakan pemain-pemain muda Indonesia. Kedua tim bermain maksimal, meski sama-sama dari Indonesia.

Baca Juga : Virus Kambing Hitam

"Bagus. Keren banget. Mereka mainnya lepas. Yang luar biasa, mereka sangat total mainnya tanpa ada beban, dan kita tahu permainan mereka sangat pantas untuk dinamakan sebagai tim yg mewakili Indonesia, "kata Menpora Imam Nahrawi usai pertandingan. 

Pertandingan antara Timnas Pelajar melawan Bara FC berlangsung ketat sejak awal babak pertama. Saling  serang terus terjadi, hingga akhirnya,  tim asuha  Firman Utina unggul lebih dulu  lewat Asdi Ohorella di menit 13. 7 menit kemudian, skuad Syukran Arabia Samual menyamakan kedudukan pada menit 20, melalui Ardi Ardiana. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai. 

Baca Juga : Ribet, Capek, Tapi Seru

Memasuki babak kedua, kedua tim terus saling serang. Penonton yang setiap di luar pagar, juga tidak kalah heboh. Tapi sayang  hingga laga usai, tidak ada tambahan gol untuk kedua tim.

Bali Internasional Football Championship (BIFC) 2018 merupakan turnamen internasional pertama yang digagas Kemenpora. Selain untuk mencari bibit pemain potensial, kejuaraan ini juga untuk meningkatkan sport tourism. "Kami akan dorong supaya sport tourism berjalan bareng. Badung punya potensi luar biasa, lapangannya keren banget. Desa lain di seluruh Indonesia perlu tiru Badung. Perlu mindset bagus dari setiap pemimpin daerah. Di sisi lain, kompetisi ini jadi hal baru bagi kita, karena semakin sering selenggarakan kompetisi internasional, maka semakin baik,"  papar Imam. [WUR]