# Perang Dagang

Ada Perang Dagang, Jokowi Minta Ekspor Mebel Dan Produk Kayu Digenjot

Presiden Jokowi mengatakan, ada peluang ekspor yang bisa dimanfaatkan dalam waktu ke depan. Khususnya untuk mebel, produk-produk kayu dan rotan dari

Selengkapnya

Terancam Capital Inflow, Menkeu Tetap Pede Ekonomi Tumbuh 5%

Bank Dunia mewanti-wanti ekonomi Indonesia akan terguncang di akhir tahun akibat perang dagang dan potensi resesi ekonomi Amerika Serikat

Selengkapnya

Meski Ekonomi Stabil, Sri Mul Tetap Waspadai Perang Dagang

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tetap mewaspadai adanya perang dagang meskipun sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal

Selengkapnya

Korsel Vs Jepang, Dendam Masa Lalu Makan Korban

Hubungan Jepang dengan Korea Selatan (Korsel) yang diwarnai dendam masa lalu belum berakhir. Kedua sekutu Amerika Serikat itu terlibat perang

Selengkapnya

Sri Mulyani Mulai Khawatir Investasi Indonesia Jeblok

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mulai khawatir terhadap dampak perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China akan mengganggu masuk nya

Selengkapnya

Kesampingkan Perang Dagang, AS-China Gencatan Senjata di KTT G20

Amerika Serikat (AS) dan China sepakat untuk ‘gencatan senjata’ ketika menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka,

Selengkapnya

Ekonomi Kita Ikut Kena “Bom”

Amerika Serikat dan China tengah sibuk perang dagang. Yang jadi korban bukan hanya kepentingan dua negara ini. Ekonomi kita juga ikut kena bom.

Selengkapnya

Rupiah Kembali Kuat

Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar rupiah pada Juni 2019 kembali menguat. Rupiah secara keseluruhan bergerak stabil. "Sampai 19 Juni

Selengkapnya

Triwulan II, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diramal Landai

Bank Indonesia (BI) meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2019 melandai. Ini disebabkan kinerja ekspor yang turun akibat perang

Selengkapnya

Imbas Perang Dagang, Indonesia Diserbu Investasi  

Indonesia dinilai memiliki peluang di tengah bergulirnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Sebab, masih memiliki fundamental ekonomi

Selengkapnya


1